Prompt Engineering
Prompt Engineering 11: Prompt untuk Menulis Akademik
Memakai AI untuk menyusun kerangka, memperbaiki bahasa tanpa mengubah makna, dan menulis abstrak, sambil tetap menjaga batas antara bantuan yang wajar dan plagiarisme.

Menulis akademik adalah salah satu area di mana AI paling membantu sekaligus paling berisiko. Membantu karena model sangat baik dalam struktur dan bahasa; berisiko karena mudah tergoda menyerahkan pemikiran kepada model, padahal itulah yang dinilai dari tulisan akademik. Materi ini fokus pada penggunaan yang membuat tulisanmu lebih baik tanpa menggantikan kontribusimu.
Yang akan dipelajari
- Menyusun dan menguji kerangka tulisan
- Memperbaiki bahasa tanpa mengubah makna
- Menulis dan memeriksa abstrak
- Mendapatkan umpan balik terhadap draf
- Batas antara bantuan dan plagiarisme
Batas yang perlu dipegang sejak awal
Aturan setiap kampus dan jurnal berbeda, dan terus berkembang. Selalu cek aturan yang berlaku (pedoman kampus, instruksi dosen, kebijakan jurnal). Sebagai pegangan umum:
| Umumnya dianggap wajar | Umumnya bermasalah |
|---|---|
| Memperbaiki tata bahasa dan ejaan | Menyerahkan teks buatan AI sebagai tulisan sendiri tanpa pengungkapan |
| Meminta umpan balik atas draf | Meminta AI menulis analisis atau argumen utama |
| Menyusun ulang struktur draf yang kamu tulis | Memakai referensi dari AI tanpa membacanya |
| Menjelaskan konsep yang belum kamu pahami | Parafrase otomatis untuk menghindari deteksi plagiarisme |
Materi 17 membahas cara mengungkapkan penggunaan AI.
Menyusun kerangka
Kerangka paling baik dibuat dari ide dan materimu, lalu model membantu menata dan menguji:
Saya menulis artikel jurnal tentang [topik].
Kontribusi utama saya: [jelaskan dengan kata-katamu sendiri].
Data dan hasil yang saya punya: [poin-poin].
Susun kerangka artikel dengan struktur IMRaD
(Pendahuluan, Metode, Hasil, Diskusi). Untuk setiap bagian:
poin yang harus dibahas berdasarkan materi di atas, dan
pertanyaan yang mungkin diajukan pembaca jika poin tersebut lemah.
Jangan menambahkan klaim atau hasil yang tidak saya sebutkan.
Bagian "pertanyaan yang mungkin diajukan pembaca" mengubah model dari penulis menjadi pengkritik, yang jauh lebih bermanfaat.
Memperbaiki bahasa tanpa mengubah makna
Risiko utama perbaikan bahasa adalah model diam-diam mengubah makna: memperkuat klaim, menghapus nuansa ("mungkin" menjadi "pasti"), atau menambahkan informasi.
Prompt lemah:
Perbaiki paragraf ini biar lebih bagus.
Prompt yang lebih baik:
Perbaiki tata bahasa, ejaan, dan kejelasan paragraf berikut sesuai
bahasa Indonesia ilmiah (PUEBI/EYD).
Aturan:
- Jangan mengubah makna, klaim, angka, atau tingkat kepastian
(misalnya "cenderung" tetap "cenderung").
- Jangan menambah informasi atau referensi baru.
- Pertahankan istilah teknis.
Tulis versi perbaikan, lalu tabel perubahan:
Asli | Perbaikan | Alasan.
<paragraf>...</paragraf>
Tabel perubahan memungkinkan kamu menerima atau menolak setiap perubahan, sekaligus belajar dari kesalahanmu.
Menulis dan memeriksa abstrak
Abstrak merangkum tulisanmu, jadi bahannya harus tulisanmu sendiri:
Berdasarkan naskah berikut, tulis draf abstrak maksimal 250 kata
dengan urutan: latar belakang (1–2 kalimat), tujuan, metode, hasil utama
dengan angka, dan kesimpulan.
Gunakan hanya informasi dari naskah. Angka harus sama persis.
<naskah>...</naskah>
Lalu periksa dengan prompt terpisah:
Bandingkan abstrak dengan naskah. Laporkan:
1. Klaim di abstrak yang tidak didukung naskah
2. Angka yang berbeda
3. Hasil penting di naskah yang tidak ada di abstrak
Revisi akhir tetap kamu lakukan sendiri, agar abstrak mencerminkan penekananmu.
Umpan balik atas draf
Berikan umpan balik atas draf bagian Diskusi berikut, seperti dosen
pembimbing yang teliti. Fokus pada:
1. Apakah setiap hasil dibandingkan dengan penelitian sebelumnya?
2. Apakah keterbatasan dibahas dengan jujur?
3. Apakah ada klaim yang melebihi bukti dari hasil?
Berikan saran perbaikan per poin, tetapi JANGAN menulis ulang paragrafnya.
Instruksi "jangan menulis ulang" menjaga agar kamu tetap menjadi penulisnya.
Coba sendiri
Ambil satu paragraf dari tulisanmu, jalankan prompt "perbaiki bahasa tanpa mengubah makna", lalu periksa tabel perubahannya. Berapa perubahan yang kamu terima? Adakah perubahan yang ternyata mengubah makna?
Catatan bahasa Inggris
Untuk naskah berbahasa Inggris, sebutkan varian dan gaya: "academic English, American spelling, suitable for an IEEE journal". Jika kamu menulis dalam bahasa Indonesia lalu menerjemahkan dengan AI, berikan glosarium istilah (materi 07) dan baca ulang hasilnya. Terjemahan yang lancar belum tentu tepat secara teknis.
Kesalahan yang sering terjadi
| Kesalahan | Akibat |
|---|---|
| "Perbaiki" tanpa batasan | Makna dan tingkat kepastian berubah diam-diam |
| Meminta AI menulis seluruh bagian | Tulisan generik; masalah integritas |
| Menerima semua perubahan tanpa membaca | Kesalahan baru masuk |
| Tidak mengecek aturan kampus/jurnal | Pelanggaran yang sebenarnya bisa dihindari |
Latihan
- Tulis prompt untuk mengubah draf kasar berbahasa Indonesia menjadi bahasa ilmiah, dengan perlindungan terhadap perubahan makna.
- Kalimat asli: "Model yang diusulkan cenderung lebih akurat pada citra dengan kontras rendah." Hasil perbaikan model: "Model yang diusulkan terbukti lebih akurat pada citra berkontras rendah." Apa masalahnya?
- Seorang teman meminta AI menulis bab pembahasan skripsinya dari data hasil eksperimen. Jelaskan risikonya dan usulkan cara memakai AI yang lebih tepat.
Contoh jawaban
Latihan 1
Ubah draf berikut menjadi bahasa Indonesia ilmiah yang jelas.
Aturan:
- Pertahankan semua klaim, angka, dan tingkat kepastian.
- Jangan menambah informasi atau referensi.
- Jika ada kalimat yang maknanya ambigu, jangan menebak; tandai dengan
[AMBIGU: ...] dan tanyakan maksudnya.
Setelah hasil, tulis tabel perubahan penting: Asli | Perbaikan | Alasan.
<draf>...</draf>
Alasannya: penanda [AMBIGU] mencegah model "memilihkan" makna untukmu.
Latihan 2
Model mengubah tingkat kepastian: "cenderung" (temuan yang hati-hati) menjadi "terbukti" (klaim kuat). Dalam tulisan ilmiah, perubahan ini bisa membuat klaim melebihi bukti dan dipermasalahkan reviewer. Itulah alasan aturan "pertahankan tingkat kepastian" perlu ditulis eksplisit.
Latihan 3
Risiko: pembahasan adalah bagian yang menunjukkan pemahaman dan analisis penulis; menyerahkannya ke AI bisa melanggar aturan integritas, menghasilkan analisis yang dangkal atau salah, dan menyulitkan saat sidang. Cara yang lebih tepat: tulis draf pembahasan sendiri, lalu minta AI memberi umpan balik (seperti prompt umpan balik di atas), menjelaskan konsep yang belum dipahami, atau memperbaiki bahasa, dan ungkapkan penggunaannya sesuai aturan kampus.
Diskusi (0)
Kami menyimpan nama (opsional), komentar, dan hash teknis (bukan alamat IP asli) untuk mencegah spam. Cookie fungsional dipakai agar Anda dapat mengedit atau menghapus komentar sendiri dari browser ini. Untuk permintaan penghapusan, gunakan halaman kontak.
Belum ada komentar. Mulai diskusinya.